Jakarta – Ketua Umum ReJO (Relawan Jokowi for Prabowo Gibran), Darmizal MS, menanggapi pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung DPR-MPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Darmizal menilai pidato Prabowo menunjukkan arah jelas bahwa pembangunan Indonesia tidak boleh hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, investasi maupun pembangunan fisik.
Tetapi, mampu meningkatkan kualitas manusia dan kesejahteraan rakyat.
“Pidato Presiden Prabowo pagi ini memberikan pesan yang sangat kuat, pembangunan Indonesia harus menghasilkan manusia yang sehat, cerdas, produktif, mandiri dan sejahtera.”
“Pertumbuhan ekonomi harus menjadi instrumen untuk mencapai kesejahteraan rakyat, bukan menjadi tujuan pembangunan itu sendiri,” ujar Darmizal dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).
Menurut Darmizal, program yang disampaikan Prabowo khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan dan energi, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), merupakan satu kesatuan dalam membangun fondasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Khusus MBG, Darmizal menilai program tersebut harus dipahami secara lebih luas daripada sekadar program sosial pemberian makanan kepada masyarakat.
Namun, MBG disebut Darmizal merupakan investasi negara terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Kita jangan melihat MBG hanya sebagai pengeluaran APBN. Harus dikelola secara tepat sasaran, transparan dan akuntabel, sehingga MBG menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, lebih cerdas, punya daya saing yang kuat dan lebih produktif,” katanya.
ReJO juga berpandangan besarnya anggaran yang diperlukan untuk program-program strategis pemerintah harus selalu diiringi dengan tata kelola yang kuat, pengawasan yang ketat, efisiensi dan pengukuran hasil melalui KPI yang objektif.
“ReJO mendukung program pemerintah, tetapi dukungan harus selalu berjalan bersama dengan tanggung jawab moral untuk mengawal agar program benar-benar sampai kepada rakyat,” tegas Darmizal.
Darmizal juga memberikan perhatian khusus terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Menurutnya, KDMP akan menjadi instrumen penting untuk membangun ekonomi rakyat dari bawah apabila tidak berhenti sebagai kelembagaan administratif, tetapi benar-benar menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Menurut Darmizal, KDMP harus mampu menghubungkan produksi petani, nelayan, peternak, UMKM dan pelaku ekonomi desa dengan pasar, pembiayaan, teknologi serta rantai distribusi nasional.
“Kalau MBG membangun manusia Indonesia dari sisi gizi dan kesehatan, maka KDMP dapat menjadi instrumen untuk memperkuat ekonomi rakyat dari desa. Keduanya harus berjalan secara selaras dan simultan,” ujar Darmizal.
ReJO mendorong agar pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, namun juga menciptakan desa yang produktif, desa wisata, mandiri berbasis kearifan lokas dan memiliki kekuatan ekonomi.
Pendidikan dan Kesehatan Juga Investasi
Darmizal juga menilai perhatian Presiden terhadap bonus demografi disertai kualitas pendidikan dan kesehatan yang merupakan bagian fundamental dari strategi pembangunan nasional.
Selain itu, sektor pendidikan dinilai Darmizal harus menghasilkan manusia yang memiliki ilmu pengetahuan, karakter, keterampilan dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi.
Sementara pembangunan kesehatan harus semakin menekankan aspek promotif dan preventif agar masyarakat memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
“Tidak ada Indonesia Emas tanpa manusia Indonesia yang emas. Karena itu pendidikan, kesehatan dan gizi harus ditempatkan sebagai investasi strategis negara,” tutur Darmizal.
Lebih lanjut, Darmizal menegaskan ReJO sejak awal merupakan bagian dari kekuatan relawan yang berada di garis depan dalam perjuangan memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. ReJo menyebut akan mengawal jalannya pemerintahan.
Sehingga mandat rakyat benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata.
“ReJO akan tetap berdiri sebagai pengawal setia pemerintahan Prabowo-Gibran, sepanjang seluruh perjuangan itu berada dalam koridor konstitusi, kepentingan rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Darmizal.
ReJO menegaskan loyal kepada cita-cita perjuangan dan konstitusi.
“Kami ingin pemerintahan ini berhasil. Karena itu ReJO akan menjadi kekuatan pendukung, sekaligus kekuatan moral yang ikut mengawal agar cita-cita besar Presiden benar-benar terwujud,” kata Darmizal.





